Tuesday, June 25, 2013

6 Efek Aneh Akibat Olahraga

Berolahraga merupakan kebiasaan sehat yang harus dilakukan setiap hari oleh semua orang. Selain memiliki manfaat besar untuk kesehatan tubuh dan pikiran, di sisi lain olahraga bisa menimbulkan efek samping yang aneh. Seperti mulas, jerawat, pilek dan masih banyak lainnya. 


Simak enam efek aneh akibat olahraga berikut ini :
  1. Sakit kepala
    Banyak melakukan kegiatan outdoor dapat menimbulkan sakit kepala akibat berbagai faktor seperti polusi, sinar matahari, suara lalu lintas.

  2. Pilek
    Kadang-kadang berolahraga dapat mempengaruhi kelenjar lendir dari hidung dan membuatnya gatal dan berkedut. Selain itu olahraga di luar ruangan dapat menyebabkan hidung meler karena reaksi tubuh dengan polusi, bau, asap, udara yang tidak merata, dan lainnya. 

  3. Berjerawat
    Memakai celana ketat akan meningkatkan produksi keringat yang menekan pori-pori kulit. Akhirnya bokong Anda bisa berjerawat. Bersepeda dalam waktu lama, bisa membuat jerawat di bokong makin meradang. 

  4. Mulas
    Efek ini sering terjadi, terutama di tengah-tengah latihan kardio seperti sit-up, berjalan dan joging, karena makanan di perut didorong ke atas ke kerongkongan yang menyebabkan asam lambung naik yang berujung pada mulas dan mual.

  5. Tubuh tidak seimbang
    Asupan protein buatan atau suplemen untuk meningkatkan latihan, harus lebih rendah daripada konsumsi protein alami seperti yang terdapat dalam telur, susu, pisang. Protein buatan menyebabkan ketidakseimbangan dalam tubuh dan berakibat buruk dalam jangka panjang.

  6. Menguap
    Tidak ada yang benar-benar yakin mengapa menguap bisa terjadi saat pemanasan berlangsung. Tapi bisa jadi karena pemanasan kurang efektif lalu diteruskan ke olahraga inti. Tubuh membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri dengan asupan oksigen yang tiba-tiba lebih banyak oksigen sehingga meningkatkan sirkulasi darah.

Apakah efek tadi pernah Anda alami? Namun, efek tersebut bukan menjadi alasan Anda untuk malas berolahraga.

No comments:

Post a Comment