Monday, July 8, 2013

6 Cara Membuat Udara Di Rumah Lebih Segar

Polusi adalah hal yang sudah biasa kita temui setiap hari, baik di jalan raya ketika berangkat kerja atau di depan rumah, ketika banyak kendaraan berseliweran. Untuk itu, seharunya rumah menjadi 'tempat pelarian' yang nyaman dan memberikan udara segar dan berkualitas bagi kita.


Berikut adalah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kualitas udara dalam rumah. Cara ini akan membuat udara dalam rumah lebih menyegarkan :

  1. Depan pintu
    Menjaga kebersihan rumah adalah satu cara untuk meningkatkan kualitas udara. Sebaiknya Anda memasang keset yang kuat di depan pintu agar tak ada kotoran dari sandal atau sepatu yang terbawa ke dalam rumah. Pastikan Anda memasang keset secara vertikal, sehingga seseorang harus melewatinya beberapa kali sebelum masuk rumah dan membuat kaki menjadi lebih bersih.

  2. Cat tembok
    Jangan salah, bau yang dihasilkan oleh cat tembok juga bisa mengganggu pernapasan Anda jika dibiarkan dalam waktu yang lama. Menghirup debu dan timbal dari cat tembok bisa menyebabkan kerusakan otak. Pastikan cat tembok Anda tak mengandung timbal. Anda bisa mengujinya sebelum menggunakan cat tersebut.

  3. Pembersih rumah tangga dan pestisida
    Untuk menghindari zat kimia berbahaya, gunakan produk yang berbasis deterjen serta ramah lingkungan. Jika Anda mendapati peringatan seperti 'berbahaya', 'mudah terbakar' dan lainnya, sebaiknya Anda mencari produk lain.

  4. Jendela tertutup rapat
    Jika Anda tinggal di daerah yang tak berpolusi, membuka jendela bisa jadi hal yang baik karena memungkinkan udara segar masuk ke rumah. Namun jika Anda berada di daerah yang berpolusi, lebih baik pikirkan lagi sebelum membuka jendela. Perhatikan juga adanya celah terbuka pada jendela. Celah yang terbuka sepanjang tahun bisa mengeluarkan bau yang berasal dari pelitur perabotan. Selain itu, ini akan mengurangi kelembapan udara dalam rumah. Jika memiliki alergi, sebaiknya Anda membeli pembersih udara dengan efisiensi tinggi. Untuk asap tembakau dan rokok, sebaiknya Anda menggunakan pembersih udara yang mengandung filter karbon aktif.

  5. Produk atau perabot dari kayu lapis
    Perabot atau furnitur yang terbuat dari kayu lapis seperti panel, lemari, atau produk lain yang dirakit biasanya menggunakan urea-formaldehida dan perekat. Kedua hal tersebut diketahui sebagai karsinogen yang bisa membahayakan manusia. Formaldehida bisa mengiritasi saluran pernapasan dan bisa memperburuk reaksi alergi. Sebaiknya pilih furnitur dan perabot yang terbuat dari besi atau kayu keras dan berkualitas.

  6. Pendingin ruangan (AC)
    Baik jenis AC sentral atau berbentuk jendela bisa menjadi tempat berkembangnya kuman dan jamur, terutama jika benda tersebut jarang digunakan. Jika Anda menggunakan AC di rumah, sebaiknya sering lakukan pembersihan seperti mengganti air dan mengganti penyaringnya. Dengan perawatan yang baik dan teratur akan mengurangi kemungkinan munculnya kuman dan jamur pada AC atau jendela.

Itulah beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk meningkatkan kualitas udara di dalam rumah. Selalu ingat bahwa kebersihan rumah merupakan hal terpenting untuk menjaga kebersihan udara. Selain itu, berhati-hati juga saat memilih produk rumah tangga, terutama yang mengandung bahan kimia dan bau yang menyengat.

No comments:

Post a Comment