Monday, April 29, 2013

Tips Membeli Motor Bekas


Tips membeli motor bekas perlu diperhatikan ketika kita mempertimbangkan untuk membeli dan memilih motor bekas. Tentu saja kita ingin mendapat motor bekas baik motor bekas matic maupun manual dengan kondisi yang baik dan tidak membuat kecewa di kemudian hari. Tentu kita tidak ingin tertipu dan terbuai dengan ucapan manis penjual motor bekas namun ternyata kenyataan berbeda dengan apa yang diucapkan oleh penjual. Lalu apa saja sih tips membeli motor bekas ? apa saja yang perlu dicermati dalam memilih dan membeli motor bekas ?


Sebelum melangkah lebih lanjut ke pembahasan tips membeli motor bekas, ada baiknya kita berpikir kembali tentang apakah sudah benar langkah kita untuk membeli motor bekas. pastikan dahulu kondisi financial anda dan juga kebutuhan anda. Jangan sampai anda bukannya senang karena barusan membeli motor namun malah hanya galau yang anda dapat.

Berikut tips memilih dan membeli motor bekas : 

  • Teliti mesin motor dan nomor rangka. Hal ini sangat penting. Tentu kita tidak ingin mendapat motor bekas dengan nomor rangka dan nomor mesin berbeda dengan apa yang ada di BPKB /STNK. 
  • Jangan terburu – buru menawar motor bekas tersebut. cek terlebih dahulu harga pasaran motor bekas tersebut.
  •  Mintalah ijin untuk test ride untuk lebih dapat merasakan kondisi motor bekas yang anda ingin beli.
  • Periksa kondisi Oli motor bekas tersebut. Permainan oli bisa sangat mempengaruhi dan menipu kondisi motor bekas itu sebenarnya. Suara asli motor yang berbunyi kasar dan berisik bisa ditipu dengan penggunaan oli motor yang agak kental dan berlebihan. Memang untuk jangka waktu lama pasti akhirnya ketahuan. Tapi kan tidak mungkin kita membeli motor bekas dengan ketentuan pakai dulu misal 3 bulan baru nanti keputusan jadi beli atau tidak 
  • Periksa kelengkapan fisik motor dan kondisi nya. Periksa kelengkapan motor bekas tersebut. 
  • Periksa speedometer motor bekas tersebut. teliti apakan speedometer motor itu masih orisinil atau sudah bongkaran dan sudah diakali. Tentunya semakin banyak kilometer motor semakin banyak komponen yang sudah saatnya harus ganti. 
  • Periksa apakah mesin motor tersebut bisa idle dan stasioner. Motor yang tidak bermasalah mesinnya pasti bisa stasioner atau langsam. 
  • Periksa sasis dan rangka motor bekas tersebut. pastikan sasis dan rangka motor tersebut tidak bengkok. Kita bisa mengetahuinya dengan menjalankan motor tersebut sampai kecepatan 40km/jam dan rem lah secara mendadak. Motor yang sasis dan rangkanya tidak bengkok maka motor itu gampang dikendalikan 
  • Periksa apakah ada kebocoran oli dan juga radiator jika motor bekas itu motor yang menggunakan radiator. 
  • Periksa perpindahan gigi motor bekas itu. Jika mempunyai fitur rotary dari gigi 4 ke netral langsung, pastikan bisa juga. 
  • Periksa kelistrikan motor bekas tersebut. pastikan semua instrument menyala 
  • Periksa kondisi ban dan pelek. Walau sepele tentu kita tidak ingin sudah keluar uang buat beli motor, setelah itu langsung harus ganti ban dan pelek sehingga membutuhkan tambahan dana.

Demikian beberapa tips dalam memilih dan membeli motor bekas. Yang terpenting pikirkan dahulu secara matang dan jangan terburu – buru. Jangan sampai seperti membeli kucing dalam karung sehingga tidak membuat kita menyesal dikemudian hari.

No comments:

Post a Comment